Selasa, 27 Agustus 2019

Perbedaan Anti-Seize dan Grease


Grease dan anti-seize sangat popular dipakai di industri manufaktur dan perakitan. Keduanya membantu dalam fungsionalitas produk akhir dan daya tahan, penting untuk memahami perbedaan keduanya.

Meskipun grease dan anti-seize mengandung sifat pelumas, isolasi, dan sifat hidrofobik dll., Untuk menentukan jenis pelumas grease atau anti-seize perlu diperhatikan penggunaan jangka panjang atau tingkat efesiensinya.

Sangat penting untuk membersihkan bagian-bagian yang dipermasalahkan saat memperbaharui pelumas dan terutama jika mengganti jenis pelumas karena tidak semua jenis kompatibel secara kimia.

Grease

Grease cenderung untuk bagian bergerak baik itu linier (slide), rotasi (bantalan), berosilasi dll. Ada banyak jenis gemuk seperti suhu tinggi, food grade, tekanan tinggi, dll.

Namun, grease tidak cocok untuk beban aplikasi suhu yang sangat tinggi. Ini karena base oil mineral terbakar sekitar suhu 200 ° C, dan filmnya tidak cukup kuat untuk menahan tekanan dari kontak yang kurang baik.

Walaupun teknologi sekarang ada jenis base oil silicone, PFPE dan PTFE ( teflon ) yang memiliki daya tahan temperatur yang lebih tinggi. Base oil silicone bisa bertahan pada suhu maksimal 230 ° C. PFPE & PFTE ( teflon ) bisa bertahan pada suhu maksimal 260 ° C.

Anti-Seize

Anti-seize bekerja paling baik pada bagian-bagian yang tidak bergerak, seperti sambungan baut, flange hub-assy, ​​dan bagian-bagian lain untuk kemudian dibongkar. Ada banyak jenis anti-seize termasuk jenis yang dirancang untuk bekerja paling baik dengan baja tahan karat untuk mencegah galling, mitigasi korosi logam yang berbeda, food grade, suhu tinggi dan sebagainya.

Anti seize didesain untuk mengubah torsi menjadi kekuatan pengencangan yang lebih efisien, anti-seize diformulasikan dengan kandungan padatan tinggi dan base oil pembawa. Kandungan kepadatan ini biasanya jenis logam seperti copper, nikel & graphite.

Karena kandungan padatannya yang tinggi, anti-seize dapat menangani aplikasi beban tinggi sambil tetap memberikan pelumasan dan pengurangan gesekan. Namun, anti-seize tidak cocok untuk aplikasi yang bergerak cepat, karena kandungan padatannya yang tinggi dapat menyebabkan komponen macet.

Namun tidak seperti grease, pelumas padat dalam anti-seize dapat menahan suhu tinggi dan melindungi bagian-bagian dari kekusutan dan kejang bahkan di bawah lingkungan yang sangat tertekan. Ini membuatnya ideal untuk banyak aplikasi mur, baut, dan pers.

Anti-seize copper mampu beroperasi pada suhu 1100 ° C. Anti-seize nikel mampu beroperasi pada suhu 1400° C.